Just a Blog From Kopites and Interisti

Saturday, 27 September 2014

Pilkada Tak Langsung ; Sebuah Langkah Mundur Demokrasi? Atau langkah Maju bagi Dunia Perpolitikan Indonesia?


source picture : iberita.com

Jumat dini hari, 26 September 2014, rapat paripurna DPR RI akhirnya memutuskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dikembalikan ke tata cara lama, yaitu melalui DPRD. Keputusan ini sudah lama diprediksi banyak pihak, mengingat pengakomodir pilihan Pilkada Tak Langsung memang mayoritas suara di DPR RI.

Keputusan ini memang sangat disesalkan banyak pihak, terutama dari pihak pemerintah maupun masyarakat. Rakyat Indonesia sudah terbiasa melakukan pemilihan secara langsung, semenjak tahun 2004 dimana dimulai dengan terpilihnya Presiden Sby bersama wakilnya Jusuf Kalla, dalam pemilihan presiden langsung yang pertama di Indonesia.

Presiden Sby pun mendapat cemoohan di media sosial, karena Partai Demokrat justru melakukan aksi WO pada sidang paripurna kemarin. Padahal Sby sudah mendengungkan akan mendukung pilkada secara langsung. Hal ini menjadi tamparan keras bagi kredibilitas Sby. Banyak cemoohan dan meme yang bernada mengejek konsistensi Sby di dalam pendiriannya.

Keputusan ini dianggap banyak pihak sebagai langkah mundur daripada demokrasi yang terjadi di Indonesia. Pilkada secara langsung bahkan sangat diapresiasi oleh pihak luar. Karena masih banyak negara demokrasi tapi tidak melalui mekanisme pemilihan secara langsung. Presiden Sby pun merupakan produk dari pemilihan secara langsung oleh rakyat.

Di sisi lain, keputusan ini menjadi bukti bagaimana peran oposisi yang kuat di DPR RI. Sampai saat ini, kekuatan oposisi di politik Indonesia masih dianggap kurang bertaji. Hal ini bisa dilihat dari dua edisi pemerintahan sebelumnya, di,mana peran oposisi dianggap terlalu lemah karena banyaknya partai yg merapat ke pemerintahan.

Kemenangan KMP juga dianggap sebagai bukti bahwa koalisi bisa terus berjalan dengan komitmen. Seperti yang kita tahu, koalisi pada masa pemerintahan terdahulu cenderung berubah-ubah. Hal ini tampak dari komitmen Partai Golkar yang cenderung tidak konsisten di dalam koalisinya, baik sebagai pendukung pemerintah, atau oposisi.

Keputusan ini masih menjadi pro dan kontra. Dan itupun belum final, karena masih banyak pihak yang akan melayangkan gugatan ke MK. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan UU Pilkada tak langsung ini pada akhirnya.

Sunday, 1 June 2014

Samsung Galaxy S5 ; Review dan Komentar

Yep,,Samsung Galaxy S5 telah diluncurkan dan dijual di pasaran. Banyak pihak menanti-nanti suksesor seri Galaxy ini, yang menjadi line-up terdepan Samsung di dalam penjualan produknya.  Seperti yang diketahui, generasi sebelumnya yaitu Samsung Galaxy S4 mampu terjual 10 juta unit hanya dalam waktu sebulan pasca diluncurkannya produk tersebut. Sebuah prestasi fenomenal sekaligus pertanyaan bagi penerusnya, mampukah generasi penerusnya mampu melampaui rekor penjualan ini ?


source picture : phonearena.com


Masih menggunakan material plastik seperti pendahulunya (S4), Galaxy S5 ini memiliki dimensi 142X72,5X8,1mm. Galaxy S5 sendiri memiliki berat 145 gram, selisih 15 gram dengan S4 yang memiliki bobot 130gram. Material plastik yang digunakan sendiri tidak menampakkan ciri khas smartphone premium seperti pada produk HTC, Sony atau bahkan Apple. Meskipun telah dikelilingi bezel logam di segala sisinya, namun masih tidak membantu penampilan daripada Galaxy S5 ini. 


source picture : trustedreviews.com


Thursday, 1 May 2014

Pasar Blimbing Malang Kebakaran / 1 Mei 2014

Yep...sebuah berita yang mengejutkan yang saya dapatkan dari timeline di twitter. Sebuah berita sekaligus foto dari twitter yang mengabarkan telah terjadi kebakaran di pasar Blimbing. Untuk foto dan berita lengkapnya, silahkan lihat dari timeline Puspita FM ataupun dari twitter mbak Adelina ini . 

Masih mengutip dari timeline PuspitaFM , diberitakan bahwa 9-12 kios menjadi korban si jago merah pada tanggal 1 Mei 2014 dini hari tadi. Sebuah berita mengagetkan, mengingat saya sendiri tidak mengetahui berita ini meskipun saya tinggal tidak jauh dari lokasi Pasar Blimbing tersebut. 

Penyebab kebakaran sendiri saat ini masih diselidiki dan belum bisa dikonfirmasi. Hal ini dikarenakan kejadian yang berlangsung baru terjadi dini hari tadi. Sementara dipastikan 8 kios menjadi korban daripada si jago merah. Mengingat belum adanya konfirmasi resmi dari pihak kepolisian, maka saya tidak akan berspekulasi yang tidak-tidak karena akan menimbulkan fitnah dan lain sebagainya.

Source Picture : Ahmad Fauzi

Terbakarnya pasar tradisional menjadi ironi tersendiri pada saat ini. Di saat getol-getolnya pemerintah memberdayakan perekonomian di sektor mikro, terbakarnya pasar tradisional tentunya akan sedikit menghambat roda perekonomian. 
just an ordinary boy

About Me

My photo
Malang, Indonesia
Student of International Relations, Gadget Addict, Want to Know About Anything