Just a Blog From Kopites and Interisti

Tuesday, 30 September 2014

iPhone 6 dan iPhone 6 Plus ; Sesuai ekspektasi para fans-nya?

 source picture : zdnet.com
Apple telah merilis dan menjual smartphone terbaru mereka, yaitu iPhone 6 dan iPhone 6 plus. Bisa dibilang masa peluncuran ini dirasa cukup, mengingat kali terakhir Apple merilis seri iPhone 5 pada tahun lalu. Bersamaan dengan itu pula, Apple merilis update iOS terbaru, yaitu iOS 8.

Apa yang berbeda dari iPhone 6 dan plus ini? Masih mengandalkan ciri khas bentuk Apple yang agak rounding di bagian tepinya, iPhone 6 mengusung luas layar 4,7 inch, terpaut 0,7 inch dari pendahulunya yaitu iPhone 5. Meskipun memiliki layar yang lebih luas, iPhone 6 memiliki kedalaman piksel yang sama dengan pendahulunya yaitu 326 ppi (pixel per inch). Hall ini dikarenakan iPhone 6 menaikkan resolusi layarnya menjadi 750 x 1334 pixels. Sementara iPhone 6 plus (Apple menganggapnya sebagai phablet), mengusung bentang layar seluas 5,5 inches dengan resolusi Full HD 1920 x 1020 pixels. Dengan begitu iPhone 6 plus ini lebih tajam di dalam menampilkan gambar, karena memiliki kerapatan piksel sebesar 401.

Prosesor yang dipakai masih mengandalkan ARM  Apple A8 based dual core dengan clock speed 1, 4 Ghz, meningkat 0,1 Ghz dibanding pendahulunya. Besar RAM pun masih sama yaitu 1GB. Sementara GPU (Graphic Processing Unit) menggunakan PowerVR GX6450 (hexa core).

Saturday, 27 September 2014

Pilkada Tak Langsung ; Sebuah Langkah Mundur Demokrasi? Atau langkah Maju bagi Dunia Perpolitikan Indonesia?


source picture : iberita.com

Jumat dini hari, 26 September 2014, rapat paripurna DPR RI akhirnya memutuskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dikembalikan ke tata cara lama, yaitu melalui DPRD. Keputusan ini sudah lama diprediksi banyak pihak, mengingat pengakomodir pilihan Pilkada Tak Langsung memang mayoritas suara di DPR RI.

Keputusan ini memang sangat disesalkan banyak pihak, terutama dari pihak pemerintah maupun masyarakat. Rakyat Indonesia sudah terbiasa melakukan pemilihan secara langsung, semenjak tahun 2004 dimana dimulai dengan terpilihnya Presiden Sby bersama wakilnya Jusuf Kalla, dalam pemilihan presiden langsung yang pertama di Indonesia.

Presiden Sby pun mendapat cemoohan di media sosial, karena Partai Demokrat justru melakukan aksi WO pada sidang paripurna kemarin. Padahal Sby sudah mendengungkan akan mendukung pilkada secara langsung. Hal ini menjadi tamparan keras bagi kredibilitas Sby. Banyak cemoohan dan meme yang bernada mengejek konsistensi Sby di dalam pendiriannya.

Keputusan ini dianggap banyak pihak sebagai langkah mundur daripada demokrasi yang terjadi di Indonesia. Pilkada secara langsung bahkan sangat diapresiasi oleh pihak luar. Karena masih banyak negara demokrasi tapi tidak melalui mekanisme pemilihan secara langsung. Presiden Sby pun merupakan produk dari pemilihan secara langsung oleh rakyat.

Di sisi lain, keputusan ini menjadi bukti bagaimana peran oposisi yang kuat di DPR RI. Sampai saat ini, kekuatan oposisi di politik Indonesia masih dianggap kurang bertaji. Hal ini bisa dilihat dari dua edisi pemerintahan sebelumnya, di,mana peran oposisi dianggap terlalu lemah karena banyaknya partai yg merapat ke pemerintahan.

Kemenangan KMP juga dianggap sebagai bukti bahwa koalisi bisa terus berjalan dengan komitmen. Seperti yang kita tahu, koalisi pada masa pemerintahan terdahulu cenderung berubah-ubah. Hal ini tampak dari komitmen Partai Golkar yang cenderung tidak konsisten di dalam koalisinya, baik sebagai pendukung pemerintah, atau oposisi.

Keputusan ini masih menjadi pro dan kontra. Dan itupun belum final, karena masih banyak pihak yang akan melayangkan gugatan ke MK. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan UU Pilkada tak langsung ini pada akhirnya.

Sunday, 1 June 2014

Samsung Galaxy S5 ; Review dan Komentar

Yep,,Samsung Galaxy S5 telah diluncurkan dan dijual di pasaran. Banyak pihak menanti-nanti suksesor seri Galaxy ini, yang menjadi line-up terdepan Samsung di dalam penjualan produknya.  Seperti yang diketahui, generasi sebelumnya yaitu Samsung Galaxy S4 mampu terjual 10 juta unit hanya dalam waktu sebulan pasca diluncurkannya produk tersebut. Sebuah prestasi fenomenal sekaligus pertanyaan bagi penerusnya, mampukah generasi penerusnya mampu melampaui rekor penjualan ini ?


source picture : phonearena.com


Masih menggunakan material plastik seperti pendahulunya (S4), Galaxy S5 ini memiliki dimensi 142X72,5X8,1mm. Galaxy S5 sendiri memiliki berat 145 gram, selisih 15 gram dengan S4 yang memiliki bobot 130gram. Material plastik yang digunakan sendiri tidak menampakkan ciri khas smartphone premium seperti pada produk HTC, Sony atau bahkan Apple. Meskipun telah dikelilingi bezel logam di segala sisinya, namun masih tidak membantu penampilan daripada Galaxy S5 ini. 


source picture : trustedreviews.com


just an ordinary boy

About Me

My photo
Malang, Indonesia
Student of International Relations, Gadget Addict, Want to Know About Anything